Rabu, 04 Agustus 2010

Bekerja dari Rumah Saja

Kerja kerja kerja lagi, itulah yang kebanyakan orang lakukan untuk menghidupi dirinya sendiri maupun keluarganya. Ada yang bekerja jauh dari rumahnya untuk mendapatkan pekerjaan yang dicintainya. Ada juga yang merasa di desanya tidak ada peluang lagi baginya. terkadang latar belakang pendidikan juga mempengaruhi tempat kerja yang harus dipilihnya. Misalnya seorang sarjana kedokteran yang harus kerja di rumah sakit yang agak jauh dari keluarganya. Sebenarnya saya yakin mereka juga rindu pada kampung halamannya, buktinya setiap ada acara di desanya mereka pulang kampung. Ada kematian, libur kerja biasanya mereka juga pulang ke rumah asal mereka walaupun mereka sudah punya tempat tinggal yang mungkin lebih bagus dari rumahnya di desa.

Rasa cinta pada tanah kelahiran membuat mereka pulang kembali ke kampung halamannya. Banyak yang sukses kerja sampai ke negeri orang. Keluar negeri mencari pengalaman hidup yang lebih baik. Tapi terkadang beberapa dari mereka harus terjebak untuk menetap di negeri orang karena takut kehilangan pekerjaan mereka. Contohnya teman saya setelah 7 kali berangkat ke kapal pesiar baru berani berhenti karena awalnya sangat takut untuk berhenti kerja karena sudah terbiasa mendapatkan gaji dolar. Susah cari kerja di rumah itulah pikirnya. Akhirnya kerja keras yang dilakukannya membuat tubuhnya tak kuat menerima beban kerja yang berat di kapal pesiar. Kalau pulang pasti ke tempat pijat untuk memperbaiki pinggangnya yang keseleo karena kerja keras.

Contoh lain ada juga teman saya yang kerja ke Amerika daratan lewat jalur biro jasa. Setelah sampai di sana ternyata dari perusahaan biro jasa tersebut menelantarkannya di Amerika, sampai di sana dia tak ada kerjaan. Disuruh untuk mencari kerja sendiri di sana. Akhirnya dia pun dapat kerja di restaurant. Tapi dia putuskan untuk menjadi TKI ilegal di sana. Sampai pada suatu waktu dia sudah mendapatkan posisi jadi manager restaurant. Tapi sayangnya setelah 5 tahun akhirnya dideportasi dari sana. Saya sendiri yang menjemputnya di airport, hanya celana jean dan baju kaos saja yang dipakainya. Mobil, laptop tabungan semuanya disita di Amerika. syukurlah dia setiap bulan mentransfer gajinya ke keluarganya di Indonesia, jadi masih punya bekal. Sekarang dia sudah mulai hidup baru di Bali bersama orang yang dicintainya.

Itulah beberapa contoh yang ada di sekitar kita. Ada pepatah lama yang mengatakan setinggi tinggi bangau terbang akhirnya pulang juga. Menurut pendapat saya kerja dari rumah saja sudah cukup. Apalagi sekarang di Indonesia internet sudah masuk ke desa-desa. Itu berarti kita punya lebih banyak peluang untuk bekerja. Kalau di dunia nyata belum ketemu peluang usaha yang anda cari, cobalah di dunia maya. Begitu banyak pekerjaan, begitu banyak blog yang membantu bagaimana cara memulai bisnis di dunia maya. Yang terpenting adalah anda bisa mengetik dan bisa online dari rumah. Semua bisnis memang perlu modal. Begitu juga bisnis internet tentu juga perlu modal. Tapi tidak sebanyak bisnis di dunia nyata. Misalnya saja anda buka sebuah toko offline sudah tentu anda harus sewa toko, dan tentunya barang-barang harus beli juga. Toko online tidak perlu itu dan toko anda bisa terlihat di seluruh Indonesia maupun dunia. Yang terpenting adalah produk apa yang akan dijual. Kalau anda sudah yakin tinggal jalankan saja. Ada juga yang tak senang bawa barang kesana sini, jadi yang dijual adalah CD online, DVD online ataupun program komputer yang cukup di download saja.

Bagaimana dengan anda, apakah sudah punya bisnis online yang menghasilkan. Kalau sudah punya silakan bagikan peluang itu pada saya atau bisa komentarin blog saya ini dan pasti saya pelajari dan kalau bagus pastilah saya join. Kalau belum silakan pelajari bisnis online yang saya ikuti siapa tahu cocok untuk anda. Terima kasih. Salam sukses untuk kita semua.